Surat Dari Pedalaman Papua

Posted by: Admin istrator | on 28 September 2019

Surat Dari Pedalaman Papua

???? _*Surat Dari Pedalaman Papua "3"*_ ????

???? _Abu fatihah_

_Bismillahirrahmanirrahim_...

Terjadi lagi pecah keributan 23 september 2019 / senin di daerah kami, Wamena-papua, dimana seharusnya kami menikmati pagi dengan indah.

Kami percaya ini adalah takdir dari Allah subhana wa ta'ala, sudah tertulis, namun semua tetaplah di sebabkan dari perbuatan manusia.

Gerombolan masyarakat menyerang dari arah manapun, menuju kota, tidak jelas apa pemicunya , semua berhamburan, anal kecil dan wanita menangis, toko hancur, gedung2 terbakar, dan para suami dengan penuh takut tetap harus berdiri tegak menjaga harga diri dan keluarganya, ada yang memegang parang, pisau, kapak dll untuk mempertahankan drinya.

Sudah cukup daerah kami ini penuh dengan konflik, yang kabarnya tidal pernah keluar, dan tidak pernah orang di luar tau. jangan ada hal seperti ini, dalam keseharian saja kami sudah sering di liputi rasa takut., kecewa,sedih dan khawatir, belum lagi ekonomi yang tidak wajar yang kami alami disini, kami(pendatang) dan msyarakat asli disini sudah muak dengan kelakuan *Kalian*.. yang selalu mengatasnamakan dan menjual segala sesuatu demi kepentingan kalian.

Kami tidak menyalahkan apa yang terjadi, apalagi takdir Allah subhana wa ta'ala, yang kami sesalkan adalah mereka yang duduk enak di kantor dan tempat tinggalnya, bermain dengan politiknya, membuat rancangan-rancangan untuk kepentingan diri dan kelompoknya dengan mengatasnamakan apapun, apakah kalian tidak melihat banyakya darah tertumpa, anak kecil dan wanita menangis.. bagaimana jika hal itu menimpa kalian.. yang dimana harta tidak lagi berharga, kalian membuat rancangan yang seolah-olah ini karena Alam, atau beberapa konflik daerah antar kepentingan, padahal kalian lah yang merancang semua itu., iya kalian yang sudah hidup enak, duduk dan berbaring di atas penderitaan orang lain demi memuaskan nafsu kalian.. *DEMI APA*?? , demi harta, jabatan,..?? Sampai kapan itu bertahan..??

Demi Alloh kami menerima jika Alloh memang sudah menakdirkanya, dan kami yakin Alloh melihat semua ini.

Dan demi Alloh.. kalian juga akan mendapatkan balasan atas perbuatan kalian.. " *Ya.. kalian yang serakah, kalian yang buta dan gila*, karena kami percaya

وَلَا تَقْفُ مَا لَـيْسَ لَـكَ بِهٖ عِلْمٌ ۗ اِنَّ السَّمْعَ وَا لْبَصَرَ وَا لْفُؤَادَ كُلُّ اُولٰٓئِكَ كَا نَ عَنْهُ مَسْئُوْلًا

"Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. *Karena pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya*."
(QS. Al-Isra' : Ayat 36)

Semoga *Kalian* tidak merasakan apa yang kami rasakan karena ulah kalian, namun kami yakin *kalian* akan mendapatkan balasan dari Allah subhana wa ta'ala.

Jangan sampai Alloh hinakan *kalian*, kalian yang memainkan makar politik duduk tenang dengan tujuan *Kalian* ,dan Allah subhana wa ta'ala adalah maha segalanya, semoga Alloh berikan semuanya kebaikan., insyaa Allah.

Wallahu'alam..

_*Saudaramu: @bu fatihah* °23 september 2019•_ ????

Sumber : https://www.facebook.com/zainalabidinihbs/